Tak Ingin Sekadar Laporan, Direktur Pembinaan Narapidana Pilih Tinjau Langsung Rutan Batam
Batam – Pemenuhan hak-hak warga binaan menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Sabtu (4/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan dan layanan pemasyarakatan berjalan sesuai standar serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga binaan.
Didampingi Kepala Rutan Kelas IIA Batam beserta jajaran, Yan Rusmanto meninjau sejumlah fasilitas yang menjadi indikator utama kualitas pembinaan dan pelayanan di lingkungan Rutan Batam.
Salah satu lokasi yang mendapat perhatian adalah Green House Rutan Batam, yang menjadi wadah pembinaan kemandirian melalui budidaya tanaman. Program ini dinilai tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Direktur juga memeriksa langsung Balai Layanan Kunjungan untuk memastikan pelayanan kepada keluarga warga binaan berlangsung tertib, cepat, transparan, dan sesuai standar pelayanan publik. Kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu aspek yang turut dievaluasi dalam kunjungan tersebut.
Peninjauan kemudian berlanjut ke Dapur Sehat Rutan Batam. Pada lokasi ini, perhatian difokuskan pada proses pengolahan, kebersihan, kualitas bahan makanan, hingga pendistribusian makanan kepada warga binaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak dasar warga binaan dalam memperoleh makanan yang layak, sehat, dan bergizi benar-benar terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak hanya aspek pelayanan, Direktur juga mengecek unit produksi tempe, salah satu program pembinaan kemandirian unggulan di Rutan Batam. Program tersebut diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan kerja dan jiwa wirausaha sehingga warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan terhadap pelaksanaan program di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Fokusnya tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap standar operasional, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan agar hak-hak warga binaan tetap terlindungi serta proses pembinaan berjalan secara optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui peninjauan langsung tersebut, diharapkan Rutan Batam terus memperkuat kualitas pembinaan, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.(Red)