
Batam, Media Jaringanbintanginfo.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau menghadiri kegiatan pelepasan 25 peserta magang ke Jepang yang digelar oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Credible College, Kamis (30/4/2026) pagi. Kegiatan ini berlangsung di Ruko Bukit Sentosa Blok C No. 09-10, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.
Kehadiran Disnakertrans Kepri diwakili oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Suryadi, S.ST. Dalam sambutannya, Suryadi menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Disnakertrans Kepri, Dr. H. Diky Wijaya, M.Si yang berhalangan hadir karena tugas mendadak ke Jakarta.
BACA JUGA Kunjungan Kerja 14 Orang DPRD Komisi III Kota Batam Keluar Kota; Fungsi Pengawasan Mandul di Tengah Dugaan Skandal Limbah B3
“Saya mewakili Pak Kadis menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan ini. Beliau mendadak ada agenda di Jakarta,” ujar Suryadi.
Suryadi mengaku bangga dan mengapresiasi undangan dari Credible College dalam acara pelepasan peserta magang tersebut. Ia juga menegaskan bahwa LPK Credible College telah memiliki izin resmi sebagai penyelenggara pemagangan ke Jepang.
“Hari ini saya senang bisa hadir langsung melihat proses pelepasan peserta magang ke Jepang. LPK Credible College ini tidak hanya sebagai lembaga pelatihan, tetapi juga memiliki izin SO untuk pengiriman tenaga magang ke Jepang,” jelasnya.
Dalam kunjungannya, Suryadi turut memastikan kesiapan para peserta, mulai dari proses pelatihan hingga kesiapan keberangkatan. Ia juga meninjau berbagai tahapan yang telah dilalui peserta, termasuk proses wawancara kerja dengan perusahaan di Jepang.
“Saya melihat langsung bagaimana prosesnya, kendala yang dihadapi peserta, hingga kesiapan mereka untuk berangkat. Ini penting agar kita memastikan semuanya berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ia berharap para peserta dapat bekerja dengan baik serta menjaga nama baik keluarga, lembaga, dan daerah selama menjalani program magang di Jepang.
“Kami berharap mereka bisa menunjukkan kinerja terbaik dan menjaga nama baik Batam serta Provinsi Kepulauan Riau,” harap Suryadi.
Sementara itu, Founder LPK Credible College, Deni Eka Putri, menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan, peserta akan menjalani pelatihan intensif, khususnya bahasa Jepang, selama kurang lebih enam bulan.
“Peserta akan mengikuti pembelajaran selama enam bulan, kemudian mengikuti interview dengan perusahaan berdasarkan job order yang tersedia,” ungkap Deni.
Ia menyebutkan, peluang kerja yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari sektor konstruksi, milling bubut, manufaktur makanan, hingga perikanan.
“Setiap peserta akan ditawarkan job order sesuai kebutuhan perusahaan. Bidangnya cukup luas, tergantung minat dan kemampuan peserta,” jelasnya.
Namun demikian, Deni menegaskan bahwa waktu keberangkatan tidak selalu sama, karena sangat bergantung pada kemampuan masing-masing peserta dalam menyerap pelatihan dan lolos seleksi.
“Ada juga peserta yang belum sampai enam bulan sudah bisa berangkat karena dinyatakan lulus interview dan mendapatkan COE (Certificate of Eligibility),” pungkasnya.(Red)
Editor: Redaksi
Reporter: HRS


