
Batam, Media Jaringanbintanginfo.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang biasanya identik dengan aksi unjuk rasa, tahun ini diwarnai dengan kegiatan berbeda di Kota Batam. Ribuan buruh yang tergabung dalam DPD FSP LEM SPSI Kepulauan Riau dan DPC FSP LEM SPSI Batam memilih aksi nyata dengan membersihkan lingkungan dan mengangkut sampah dari berbagai wilayah.
Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung serentak di sejumlah kecamatan, di antaranya Sei Beduk, Sagulung, Batu Aji, Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja. Aksi kemudian dipusatkan di Alun-Alun Engku Putri sebagai titik akhir pengumpulan sampah.
BACA JUGA Heboh, Jukir Ngaku Tertekan Target Setoran Rp 250 Ribu Per Hari! Kadishub & UPTD Bungkam!
Sebanyak puluhan truk pengangkut sampah yang telah terisi penuh dilepas langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang turut didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar mengapresiasi langkah para buruh yang dinilai mampu menghadirkan wajah baru dalam peringatan Hari Buruh.
“Aksi yang dibuat oleh konfederasi LEM SPSI ini sangat luar biasa. Bisa menyatukan aktivis buruh dengan pemangku kepentingan di Batam,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa serikat pekerja di Batam menunjukkan sikap konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.“SPSI di Batam ini selalu berpikir positif dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Rizki Faisal, Kapolda Kepri Asep Safrudin, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah lainnya.
Sementara itu, Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri Syaiful Badri Sofyan menegaskan bahwa peringatan May Day tidak selalu harus diisi dengan aksi tuntutan.
“Tidak harus selalu dengan demo. Ada saatnya kita membangun sinergi dan menunjukkan bahwa buruh juga mampu berkontribusi nyata bagi lingkungan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya mengerahkan sekitar 60 unit kendaraan pengangkut sampah.“Total sampah yang berhasil kita kumpulkan dan angkut mencapai kurang lebih 60 ton,” jelasnya.
Menurut Syaiful, kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari aksi sosial sebelumnya, di mana pada peringatan May Day tahun lalu SPSI melakukan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Aksi bersih-bersih ini pun menjadi simbol bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya soal perjuangan hak pekerja, tetapi juga kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Batam. (Red)
Editor: Redaksi


