
Batam – Heboh terkait salah satu isi pemberitaan media lokal mengenai Juru Parkir (Jukir) di Kota Batam yang mengaku tertekan mengenai target setoran sebesar Rp 250.000 (250 Ribu) per hari, Rabu (29/04/26).
Ngakunya seorang Jukir yang tertekan karena besarnya target setoran sebesar Rp 250.000 per hari itu, menjadi tanda tanya di publik.Pasalnya, bagaimana bisa seorang Jukir untuk mengumpulkan setoran sebesar itu, sementara area parkir yang dikelola oleh Jukir tersebut juga tidak begitu luas.
BACA JUGA Peserta Credible College Resmi Dilepas Magang ke Jepang, Disnakertrans Kepri Pastikan Kesiapan
Selain itu, besarnya setoran dari Jukir ini seolah tidak sebanding dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terkait Parkir. Menanggapi hal tersebut, awak media telah mencoba untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Leo Putra melalui pesan Whatsapp.
Namun, Leo tidak merespon dan menanggapi konfirmasi yang dilakukan oleh awak media. Bungkamnya Leo ini, seperti memperlihatkan bahwa ketidakprofesionalan dirinya yang menjadi Kadishub untuk menjawab dan merespon pertanyaan dari awak media.
Padahal, tampak jelas Leo yang tetap online menggunakan Whatsapp-nya hingga dini hari sampai pukul 03.59 WIB.
Terpisah, Kepala UPTD Parkir Kota Batam, Jeskilel Alexander Banik atau biasa yang disapa Alex saat dikonfirmasi oleh awak media juga tidak memberikan tanggapan apapun.
Pesan yang dikirimkan oleh awak media sudah terkirim dengan centang 2, namun belum dibalas sama sekali.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menggali informasi lebih lanjut terkait jukir yang tertekan dengan target setoran sebesar Rp 250 ribu dan juga menunggu tanggapan langsung dari Kadishub Batam atau UPTD. (Red)
Editor: Redaksi


