Mei 24, 2026

2 thoughts on “Polemik Bantuan Galodo Agam Memanas, Warga Dugaan Rekayasa Data hingga Pungli

  1. Sebagai masyarakat salareh aia, saya juga merasa janggal dengan pengelolaan bantuan yang kurang tepat. Rumah yang awalnya cuma retak seperti goresan pena kemudian dibesar2 kan kemudian ditambal seolah2 retakannya menjadi besar.
    Seperti yang dijelaskan pada informasi di atas, “siapa yang memiliki kedekatan atau karib kerabat dg pihak wali nagari” maka memang ia dia dapat bantuan baik itu DTH ataupun bantuan lainnya.
    Selain itu, oknum pungli yang memintak bayaran biaya eskapator ataupun lainnya memang benar, dikampung sekitaran sungai, eskapator tidak mau memperbaiki lahan pertanian dengan alasan tidak memiliki akses jalan kesana, padahal sawah yang disampingnya dikerjakan. Jelas sekali nampak ketimpangan terhadap anggaran biaya untuk kemajuan masyarakat salareh aia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *