
Batam – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Komisi II, Wahyu Wahyudin, melakukan kunjungan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di Kecamatan Nongsa, Kabil, Kota Batam, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara DPRD dan BLK dalam upaya menekan angka pengangguran di Kota Batam yang dinilai masih cukup tinggi, khususnya di kalangan lulusan SMA sederajat.
Dalam kesempatan itu, Wahyu Wahyudin menegaskan bahwa BLK harus menjadi garda terdepan dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
BACA JUGA PT Logam Internasional Jaya Bungkam, Limbah B3 Ancaman Nyata Warga — Media Siap Tindak Tegas! DLH Pun Bisu
“Kita berharap BLK ini bisa menjadi ujung tombak dalam mencetak tenaga kerja terampil sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di Kota Batam,” ujarnya.
Ia menyoroti fakta bahwa hanya sekitar 30 persen lulusan SMA sederajat yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara 70 persen lainnya langsung masuk ke pasar kerja setiap tahunnya.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan pelatihan berbasis kompetensi dan kebutuhan industri.Wahyu juga berharap keberadaan BLK dapat menjadi perhatian serius pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam agar terjalin kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
“Kedepannya kita ingin ada kolaborasi yang kuat antara BLK dan perusahaan, agar kebutuhan tenaga kerja bisa dipenuhi dari dalam daerah sendiri. Jangan sampai terus bergantung pada perekrutan dari luar,” tegasnya.
Ia pun menyatakan komitmennya untuk menjembatani komunikasi antara BLK dan dunia usaha, tentunya dengan tetap mengacu pada regulasi dan aturan yang berlaku.
Kita akan mencoba menjembatani dengan perusahaan-perusahaan yang ada, namun tetap harus melihat aturan dan regulasi BLK, jangan sampai menyalahi ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Selain berdialog, Wahyu juga meninjau langsung fasilitas pelatihan yang tersedia. Pihak BLK mengakui bahwa fasilitas yang ada saat ini masih dalam tahap pengembangan mengingat lembaga tersebut tergolong baru.
Meski demikian, Wahyu optimistis dengan adanya sinergi antara DPRD, BLK, serta perusahaan-perusahaan di Batam, lembaga pelatihan tersebut dapat berkembang lebih baik ke depan dan menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran di Kota Batam.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia industri.(red)
Reporter:HRS
Editor: Redaksi


