
Bintan, April 2026 – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan melalui program pelatihan berbasis keterampilan. Kali ini, Pelatihan Pengecatan Batch 6 resmi digelar sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Bintan Inti Industrial Estate yang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja Bintan Cakrawala.
Program yang menyasar masyarakat sekitar kawasan industri ini telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Hingga Batch 5, tercatat sebanyak 92 peserta telah mengikuti pelatihan. Dari jumlah tersebut, lima orang berhasil terserap sebagai karyawan tetap, sementara lainnya bekerja sebagai tenaga harian (daily worker) di berbagai proyek maupun di luar kawasan sesuai keterampilan yang dimiliki.
BACA JUGA Lemahnya Wibawa DPRD Batam, Sidak 2 Jam Tak Digubris Perusahaan
Pelatihan Batch 6 berlangsung pada 20 hingga 24 April 2026, dilanjutkan dengan program magang selama satu bulan mulai 27 April hingga 29 Mei 2026. Kegiatan ini dirancang secara sistematis, dimulai dari pembekalan teori di kelas, praktik langsung, hingga keterlibatan peserta dalam pekerjaan riil di lapangan.
Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya memahami dasar-dasar pengecatan, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan secara profesional sesuai kebutuhan industri. Program ini sekaligus menjawab tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang pengecatan, khususnya di kawasan industri Lobam, Bintan.
Sebagai bentuk pengembangan lanjutan, peserta yang berkesempatan menjadi tenaga harian juga akan mendapatkan akses pelatihan tambahan di bidang konstruksi dan furnitur. Materi yang diberikan meliputi pekerjaan bata, kusen, plester, aci, partisi, pemasangan keramik, hingga pembuatan furnitur.
Comdev Executive PT BIIE, Syafrizan, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen perusahaan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, peluang mereka untuk bekerja dan berkembang semakin besar,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Bintan yang memiliki kompetensi sesuai standar industri, mampu mandiri secara ekonomi, serta berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan kawasan industri dan pembangunan daerah secara umum.(Hariadi)
Editor: Redaksi
Reporter:NH


