
Batam – Ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang lomba sempoa tingkat provinsi yang digelar di Batam. Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembuktian kemampuan anak-anak dalam berhitung cepat dan tepat menggunakan metode sempoa.
Peserta yang berasal dari Batam, Tanjungpinang, Karimun, hingga Bintan mengikuti perlombaan dengan penuh semangat. Lomba ini mempertandingkan 12 kategori berdasarkan usia dan tingkat kemampuan, sehingga memberikan ruang bagi setiap peserta untuk berkompetisi secara adil sesuai level masing-masing.
BACA JUGA PMKRI Akan Laporkan Anggota DPRD Batam ke Polisi dan DPP PSI, Ketua DPRD Batam Belum Beri Keterangan
Suasana lomba berlangsung penuh konsentrasi. Para peserta tampak serius dan fokus saat mengerjakan soal-soal hitungan dalam waktu yang terbatas. Ketepatan dan kecepatan menjadi kunci utama dalam menentukan pemenang di setiap kategori.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga untuk melatih konsentrasi, ketelitian, serta meningkatkan kemampuan berhitung anak sejak usia dini.
“Sempoa bukan hanya soal berhitung, tetapi juga melatih keseimbangan kerja otak kanan dan kiri, sehingga anak-anak dapat berpikir lebih cepat dan sistematis,” ujarnya.
Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi bagi lembaga pendidikan sempoa di Kepri dalam mengukur perkembangan kemampuan para siswa. Dukungan dari orang tua peserta turut menambah semarak kegiatan, terlihat dari antusiasme mereka yang hadir langsung memberikan semangat kepada anak-anak.
Salah satu peserta mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Latihan rutin setiap hari menjadi kunci utama untuk menghadapi kompetisi yang menuntut ketelitian dan kecepatan tinggi tersebut.
Dari hasil perlombaan, panitia menetapkan para pemenang di masing-masing kategori berdasarkan akumulasi nilai dari kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan soal. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Katherine Florence, yang berhasil meraih juara pada tingkat alumni. Ia merupakan siswi dari SMA Yos Sudarso Batam.
Para pemenang mendapatkan piala, piagam penghargaan, serta kesempatan untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau di ajang kompetisi yang lebih tinggi.
Panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan skala yang lebih besar. Dengan demikian, semakin banyak generasi muda Kepri yang berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir cepat, analitis, dan kompetitif.
“Ke depan, kami ingin lomba ini menjadi agenda tahunan yang lebih besar, sehingga mampu melahirkan generasi cerdas dan unggul dari Kepulauan Riau,” tutup panitia.(tim)
Editor:Redaksi
Reporter:tim


