BINTAN – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Wahyu juga mengimbau pengurus masjid dan mushola bersama para jemaah untuk melaksanakan salat istisqa sebagai salah satu ikhtiar memohon turunnya hujan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa memohon turunnya hujan. Bagi yang muslim dapat melaksanakan salat istisqa, sedangkan bagi yang nonmuslim dapat berdoa sesuai dengan kepercayaan masing-masing,” kata Wahyu, Rabu (16/9/2026).
Selain mengajak masyarakat berdoa, Wahyu menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya menghadapi persoalan ketersediaan air di masa mendatang.
Menurutnya, kawasan tangkapan air perlu dipertahankan dan tidak dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman maupun industri.
“Daratan kita hanya 4 persen, kebutuhan air tawar sangat krusial. Baiknya daerah tangkapan air dirawat dan bisa ditanami pohon agar airnya tetap terjaga,” ujarnya.
Wahyu juga mendorong Pemerintah Provinsi Kepri bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk membangun bendungan berkapasitas besar sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Setiap daerah harus punya bendungan sebagai air PAM dan setiap kampung harus punya kantong-kantong air yang sewaktu-waktu bisa digunakan saat kemarau melanda,” katanya.
Ia berharap upaya menjaga kawasan tangkapan air dan membangun infrastruktur penyediaan air dapat menjadi langkah jangka panjang untuk menghadapi ancaman kekeringan serta menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
