Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang Ditemukan Meninggal Dunia pada Hari Ketiga Pencarian
Batam, 24 Juni 2026 – Tim SAR Gabungan bersama Basarnas akhirnya berhasil menemukan balita bernama Ibas yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus gorong-gorong di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam. Korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, Rabu (24/6/2026), dalam kondisi meninggal dunia.
Operasi pencarian hari ketiga dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan membagi personel menjadi dua regu. Regu pertama melakukan penyisiran di sepanjang aliran drainase Perumahan Tanjung Sengkuang, sedangkan regu kedua menyisir area muara drainase, pesisir Pantai Tanjung Buntung, hingga kawasan hutan mangrove di perairan Sengkuang.
Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 07.15 WIB, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Setelah proses evakuasi selesai, Basarnas bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi dan debriefing pada pukul 07.45 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Basarnas menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, Tagana, para relawan, hingga masyarakat sekitar yang telah menunjukkan sinergi dan solidaritas selama proses pencarian berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar saluran drainase, parit, maupun area lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.”
Reporter : SN
Editor : Red