Tokoh Pemuda Tempatan Minta Polemik Pelayanan RSJKO EHD Disikapi Bijak, Beri Kesempatan untuk Berbenah
Jaringanbintanginfo.com, Utara – Ramainya pemberitaan media online terkait pelayanan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud (RSJKO EHD) Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Uban mendapat tanggapan dari tokoh pemuda tempatan Bintan Utara, Darsono.
Menurut Darsono, berbagai persoalan yang sempat mencuat terkait pelayanan rumah sakit tersebut seharusnya tidak lagi diperbesar, mengingat pihak manajemen RSJKO EHD telah memberikan klarifikasi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, serta berjanji melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan.
“Sebenarnya apa yang dipermasalahkan lagi? Direktur RSJKO sudah merespons dengan baik, meminta maaf dan berjanji melakukan evaluasi terhadap pelayanan rumah sakit. Berikan waktu untuk memperbaiki semuanya,” ujar Darsono, Selasa (2/6/2026).
Ia menilai, persoalan yang berawal dari keluhan dan kekecewaan warga yang berobat ke RSJKO EHD Tanjung Uban telah mendapat respons yang cukup dari pihak rumah sakit. Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada manajemen untuk membuktikan komitmen perbaikan yang telah disampaikan.
“Masalahnya sudah ditanggapi dan sedang dievaluasi. Jangan sampai terus mencari-cari persoalan baru yang terkesan dipaksakan. Kecuali jika memang tidak ada tanggapan dari pihak rumah sakit. Kita harus dewasa dalam menyikapi persoalan, karena manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan,” lanjutnya.
Darsono juga mengingatkan bahwa RSJKO EHD merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang dibangun untuk melayani masyarakat secara luas, bukan hanya warga Bintan Utara maupun Seri Kuala Lobam. Banyak pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau yang memanfaatkan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung keberadaan fasilitas kesehatan tersebut agar terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Mari kita jaga bersama-sama. Ini adalah rumah sakit milik Provinsi Kepulauan Riau yang melayani masyarakat dari berbagai daerah. Jangan sampai muncul citra negatif yang justru merugikan daerah kita sendiri. Yang terpenting saat ini adalah mendukung upaya perbaikan yang sedang dilakukan,” tutup Darsono.
(NH)
Editor;Redaksi
‎
‎
‎
‎