BATAM – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Kepulauan Riau mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Batam untuk tetap tenang dan saling menguatkan di tengah pemadaman listrik massal yang terjadi sejak Senin (12/10) pagi.
Sekretaris DPD GMNI Kepulauan Riau, Diki Candra, menyampaikan rasa empati yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga Batam akibat terganggunya aktivitas harian, pasokan air bersih, serta jaringan komunikasi. GMNI berharap proses penormalan sistem kelistrikan oleh PT PLN Batam dapat segera rampung agar kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.
Di sisi lain, GMNI Kepri menyoroti pentingnya melihat kerja keras yang sedang diupayakan di dunia nyata. Diki mengajak publik untuk memberikan ruang dan dukungan moral bagi para petugas yang saat ini tengah berjuang di garis depan pemulihan situasi.
“Situasi ini tentu tidak mudah bagi kita semua. Namun, kami melihat langsung bagaimana dedikasi luar biasa diperlihatkan di lapangan. Kami sangat mengapresiasi kesigapan jajaran Kepolisian dan Dinas Perhubungan yang langsung turun ke persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas, serta para teknisi yang terus bekerja keras memulihkan jaringan,” ujar Diki Candra.
GMNI Kepri menilai bahwa dalam menghadapi situasi krisis seperti ini, kebersamaan dan sinergi antar elemen—baik pemerintah, aparat keamanan, petugas teknis, maupun masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga kondusivitas Kota Batam. GMNI Kepri akan terus mendampingi masyarakat dan berharap seluruh layanan publik dapat segera pulih sepenuhnya dengan aman.
