
AGAM — Pemerintah Kabupaten Agam mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara nasional yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting di Pasar Baso KDMP Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Sabtu (17/5/2026).
Kegiatan yang difasilitasi Kodim 0304/Agam itu dihadiri Bupati Agam Benni Warlis, Sekda Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Agam Endrimelson, unsur Forkopimda, camat, wali nagari, hingga pengurus KDMP.
BACA JUGA Polresta Barelang Musnahkan Barang Bukti,13 Tersangka Diamankan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agam menegaskan bahwa Program Strategis Nasional (PSN) KDMP menjadi langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat berbasis nagari dan desa.
“Program ini sangat penting untuk menyerap hasil produksi pertanian masyarakat, menekan pembengkakan biaya logistik, serta memastikan perputaran uang tetap berada di desa dan nagari,” tegas Benni Warlis.
Menurutnya, percepatan pembentukan KDMP akan menjadikan koperasi sebagai pusat penggerak ekonomi rakyat, mulai dari agregator produksi, pusat layanan dasar masyarakat, hingga distributor kebutuhan pokok.
“KDMP akan memperkuat posisi tawar UMKM dan petani lokal secara langsung. Ini bukan hanya koperasi biasa, tetapi motor penggerak ekonomi nagari,” ujarnya.
Sementara itu, Kasdim 0304/Agam yang mewakili Dandim 0304/Agam menyampaikan bahwa pembangunan KDMP di Kabupaten Agam terus dipercepat.
Saat ini terdapat 24 lokasi KDMP yang tengah dibangun, dengan tujuh lokasi telah rampung 100 persen, termasuk KDMP Nagari Tabek Panjang yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan.
Program KDMP sendiri digadang-gadang menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa, memperpendek rantai distribusi, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di tingkat nagari dan kelurahan.(HRS)
Editor: Redaksi


