
Jaringanbintanginfo.com
Batam-Ketua Persatuan Muballigh Batam (PMB) Kecamatan Batu Ampar, Ustadz Moddin L, bersama rombongan warga Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, menghadiri undangan acara khitanan putra Kaharuddin yang digelar di kediamannya di Tanjung Piayu, Sabtu (27/12/2025).
Kehadiran Ustadz Moddin L beserta rombongan disambut hangat oleh tuan rumah dan masyarakat setempat. Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya salah satu sunnah Rasulullah SAW bagi putra Kaharuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Moddin L menyampaikan tausiyah singkat namun penuh makna kepada para tamu undangan. Ia menegaskan pentingnya melaksanakan sunnah Rasulullah SAW, khususnya khitanan dan akikah bagi anak-anak, baik putra maupun putri, bagi orang tua yang telah diberikan kemampuan dan kelapangan rezeki.
Baca juga Asap Kebakaran Limbah PT Cakrawala Dikeluhkan Warga Hingga Kelurahan Sei Binti
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam melaksanakan khitan dan akikah menjadi contoh yang patut diikuti oleh umat Islam. Ia juga menyampaikan bahwa ketika kewajiban orang tua terhadap anak-anaknya telah ditunaikan dengan ikhlas, maka insyaallah keberkahan akan senantiasa menyertai kehidupan keluarga, baik dari sisi keimanan, ekonomi, maupun kesehatan.
Para undangan yang hadir tampak antusias dan khusyuk mendengarkan pesan keagamaan yang disampaikan. Ustadz Moddin L juga menekankan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi antara tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.
Baca juga Dugaan Limbah B3 Terbakar di Kawasan PT Logam Internasional Jaya, Polsek Batu Aji Benarkan Kejadian
“Kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Ustadz Moddin L di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, keluarga Kaharuddin dan masyarakat Tanjung Piayu menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ketua PMB Kecamatan Batu Ampar di tengah-tengah warga.
Kehadiran tokoh agama tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan ulama dengan masyarakat di tingkat akar rumput.Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan dan masyarakat, yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.(Red)
reporter:SN
editor:Redaksi

