
Batam – Diduga oknum petugas Laka Lantas Polresta Barelang tidak memberikan pelayanan sesuai standar dan moto institusi kepolisian, “Polri Untuk Masyarakat”, dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kecamatan Batu Ampar, Rabu (28/1/2026).
Informasi yang dihimpun awak media, peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Selasa malam, 27 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Korban merupakan warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, sekaligus anggota LSM TKP, yang mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.
Meski kecelakaan tersebut dikategorikan sebagai jatuh sendiri, namun di lokasi kejadian ditemukan sebuah sasis kontainer yang terparkir di badan jalan dan hingga kini belum diketahui pemiliknya.
Keberadaan sasis kontainer tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya benturan, sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala dan badan.
Pihak LSM-TKP, mengaku telah berupaya melaporkan kejadian tersebut ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang. Namun, menurutnya, pelayanan yang diterima jauh dari harapan.
Kami datang mau melapor, tapi hanya diajak ngobrol sambil berdiri. Oknum tersebut malah menyuruh kami membawa motor ke kantor kalau mau melapor,” ujar salah seorang anggota LSM TKP
Ia menambahkan, saat pihaknya kembali menegaskan bahwa tujuan mereka adalah melaporkan kejadian kecelakaan, oknum petugas tersebut kembali menegaskan agar kendaraan korban dibawa terlebih dahulu.

Setelah itu, ia kembali ke lokasi kejadian. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Ketua LSM TKP DPW Kepri, yang selanjutnya melakukan komunikasi agar peristiwa tersebut dapat diproses sesuai prosedur.
Kami diminta menunggu di rumah keluarga korban. Katanya motor akan dijemput, tapi sampai pukul 00.30 WIB tidak ada kejelasan,” Ketua DPW LSM TKP Kepri
Menurut nya, saat dihubungi melalui telepon, oknum petugas sempat menyampaikan bahwa dirinya lagi berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta agar pihak korban menunggu.
Namun hingga waktu yang cukup lama, petugas tersebut tidak kunjung datang.“Waktu kami hubungi lagi, jawabannya mobil mogok di daerah Seraya,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Ketua DPW tersebut menyatakan kekecewaannya terhadap pelayanan yang di berikan oleh Oknum Tersebut dan menilai hal tersebut tidak sejalan dengan moto dan komitmen Polri sebagai pelayan masyarakat.“
“Baru kali ini kami mendapatkan pelayanan seperti ini. Besok kami akan coba berkomunikasi dengan Propam terkait kejadian ini,” tegas nya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Polresta Barelang terkait dugaan kurangnya pelayanan tersebut,dan Ini adalah rilisan sebagai informasi awal(Red)
Editor:Redaksi
Reporter:HRS
i

