
Kota Bekasi, 28 Maret 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan lingkungan kembali ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat di RW 18 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Melalui aksi nyata, sejumlah organisasi kepemudaan dan sosial bergotong royong menggelar kegiatan fogging (pengasapan) sebagai langkah antisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue di tengah meningkatnya risiko penyakit saat musim penghujan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara PAC GP Ansor Jatiasih, Kasatkoryon Banser Jatiasih, PR GP Ansor Jatimekar, Bagana Kota Bekasi, serta Karang Taruna Unit RW 18 Jatimekar. Kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
BACA JUGA Mobil Dinas Penyidik Lingkungan Hidup Datangi PT Logam Internasional Jaya, Tim Enggan Beri Keterangan ke Media
Sejak pagi hari, para peserta terlihat menyusuri setiap sudut lingkungan warga. Dengan peralatan fogging, mereka menyasar titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti saluran air, got, semak-semak, hingga area di sekitar rumah warga. Asap fogging disemprotkan secara merata guna membasmi nyamuk Aedes aegypti, yang dikenal sebagai vektor utama penyebaran DBD.
Tak hanya sekadar melakukan pengasapan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi langsung kepada masyarakat. Para relawan mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama dengan menerapkan pola 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air. Langkah sederhana ini dinilai sangat efektif dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.
Kekompakan antara Ansor, Banser, Bagana, dan Karang Taruna menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat. Warga pun menyambut baik kegiatan ini, bahkan turut berpartisipasi dengan membersihkan lingkungan sekitar rumah masing-masing.
Perwakilan kegiatan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan warga. “Kegiatan fogging ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari ancaman penyakit, khususnya DBD yang kerap meningkat saat musim hujan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut H.JJ Fachri Mushoddig selaku Kepala Satkoryon Banser Jatiasih, Zein Sofari sebagai Ketua Ranting GP Ansor Jatimekar, serta Dodi Hayu Bowo selaku Kepala Bagana (Banser Tanggap Bencana) Kota Bekasi. Kehadiran para tokoh ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik wilayah Jatimekar. Selain fogging, program edukasi kesehatan lingkungan juga akan digencarkan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
Dengan adanya sinergi antara organisasi dan masyarakat, diharapkan wilayah RW 18 Jatimekar dapat menjadi contoh lingkungan yang tangguh, sehat, dan bebas dari ancaman Demam Berdarah Dengue. Upaya kecil yang dilakukan bersama diyakini mampu memberikan dampak besar bagi kualitas hidup masyarakat ke depan.(red)
Editor: Redaksi
Jurnalis: Septian


