
BATAM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Kepulauan Riau bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kepri menggelar berbagai perlombaan kreatif yang menyasar jurnalis, pelajar hingga mahasiswa dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.
Mengusung tema “Polisi untuk Masyarakat”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga upaya mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian, khususnya di wilayah perbatasan Kepulauan Riau.
BACA JUGA Calo Paspor Diduga Merajalela di Batam, Berani Iklan di Medsos hingga Janjikan Selesai Sehari
Tiga kategori lomba yang dibuka yakni Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi.
Ketua pelaksana kegiatan, Agus Faturohman atau yang akrab disapa Bagas mengatakan, perlombaan tersebut lahir dari diskusi para anggota IJTI yang melihat masih banyak sisi positif pengabdian polisi di wilayah perbatasan yang belum banyak diketahui masyarakat luas.
“Kepri ini berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Banyak kisah pengabdian polisi yang bertugas membantu masyarakat di pulau-pulau terluar, namun belum banyak terekspos,” ujar Bagas, Selasa (12/5/2026).
Jurnalis Metro TV itu menilai, selama ini masih ada stigma di tengah masyarakat yang memandang polisi hanya sebagai sosok penegak hukum yang ditakuti.
Padahal menurutnya, banyak anggota kepolisian yang hadir langsung membantu masyarakat dengan pendekatan humanis, terutama di daerah terpencil dan perbatasan.
“Masih ada anggapan kalau anak nakal akan dilaporkan ke polisi atau dimarahi polisi. Padahal polisi juga hadir sebagai pelindung, pengayom dan sahabat masyarakat,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, Lomba Karya Jurnalistik diperuntukkan bagi jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau dengan syarat karya telah tayang di media masing-masing dan belum pernah dilombakan sebelumnya.
Sementara Lomba Vlog terbuka bagi pelajar dan mahasiswa dengan durasi video maksimal 2 hingga 3 menit. Peserta diwajibkan mengunggah karya ke Instagram pribadi dengan menyertakan hashtag: #PolisiUntukMasyarakat #HUTBhayangkaraKe80 #IJTIKepri #LombaVlog #PoldaKepri
Sedangkan Lomba Menulis Surat untuk Polisi diperuntukkan bagi pelajar SD dan SMP sederajat. Surat ditulis tangan di atas kertas double folio dan nantinya pemenang akan mendapat kesempatan membacakan surat secara langsung di hadapan Kapolda Kepri.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kepulauan Riau Kombes Pol Nona Pricillia Ohei menyambut baik inisiatif yang digagas IJTI tersebut.
Menurutnya, banyak personel Polri di wilayah Kepulauan Riau yang bertugas di pulau-pulau terluar dengan tantangan berat namun minim sorotan publik.
“Polda Kepri sangat berterima kasih atas perlombaan yang diinisiasi rekan-rekan IJTI. Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa lebih mengetahui bagaimana polisi bertugas dan hadir untuk masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Nona juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan ikut terlibat dalam proses penjurian untuk memastikan setiap karya dinilai secara maksimal.
Seluruh karya peserta dapat dikirim melalui email: ijti.hutbhayangkara80@gmail.comSementara batas akhir pengiriman karya ditetapkan hingga 25 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.(Risma)
Editor:Redaksi
Reporter: Tim Jaringanbintanginfo.com


